Tips

BERKARIR KEPADA LANGIT

7 months ago

Dilihat 127 kali

Anisa Luana

"Kualitas utama seseorang manusia itu adalah rasa hormat, bukan merasa terhormat yang lantas tidak menghormati orang lain"

Ada satu kisah yang menarik tentang seorang engineer pesawat terbang. Tak Terasa sudah lebih 30 tahun telah bekerja di salah satu maskapai terbaik di dunia. untuk bisa berkarir di bidang engineer pesawat terbang tentunya tidak mudah. Tidak diragukan lagi tentang kemampuan, kapasitas dan kapabilitasnya, beliau adalah orang pilihan serta terpilih.

Setidaknya harus berusaha keras dan dipastikan kelulusannya bersalah dari perguruan tinggi ternama tentunya, itu adalah pilihan karier yang tidak semua orang mampu dan bisa karena mempunyai tanggung jawab yang besar untuk memastikan apakah pesawat yang akan terbang itu layak terbang atau tidak. Sudah sangat berpengalaman dibidangnya, kekayaan materi sudah lebih dari cukup, karier yang cemerlang, serta banyak sekali penghargaan.

Tetapi di saat tertentu, ternyata ada perasaan yang sangat mengganggu dalam kehidupannya. Ia merasa semua sudah terlampaui baik sisi karier, keluarga dan jabatan ataupun materi. Ada rasa segalanya sudah selesai, ada perasaan yang dilakukan sudah sangat monoton dan merasa sudah selesai dan tidak perlu harus dilakukan lagi. Sudah ingin menyudahi semuanya. Kemudian engineer itu bertemu dengan sahabat lamanya dan menceritakan semuanya, semua yang dirasakan selama ini. Sahabatnya lalu mencoba untuk berdiskusi secara terbuka. Sahabat ini mengatakan bahwa apa yang dilakukan Anda sebagai seorang engineer bukanlah masalah pekerjaan semata, masalah karier atau apa pun. Ada hal lain yang jauh lebih utama yaitu dengan kemampuannya maka pesawat jadi bisa terbang, bisa menghantarkan banyak orang untuk ketemu dengan keluarga, urusan bisnis bahkan sampai urusan ibadah.

Sahabat dekatnya pun akhirnya berdoa “Ya Allah jika surga adalah untuk kami, untuk para jamaah haji yang telah merasa kenyamanan beribadah ke tanah suci dengan khusu dan bisa kembali lagi ke tanah air, maka Ya Allah masukanlah sahabat saya engineer ini untuk pertama kali masuk surga karena jasa beliau ini kami bisa beribadah haji selama bertahun-tahun, jutaan jamaah haji bisa beribadah dengan tenang maka beliaulah yang berhak untuk masuk pertama kali ke surga. Sesaat kemudian engineer tersebut memeluk sahabatnya.

Dalam kehidupan karier seseorang tentunya tidak lepas dari tujuan hidup seseorang. Proses yang panjang, penuh perjuangan dan akan sangat disayangkan jika ini hanya berhenti untuk menunjukkan popularitas, kemampuan diri dan kehebatan diri yang semuanya pasti akan berakhir. Profesi yang sekarang kita emban baik sebagai dosen, IT, programmer, animator, ahli hukum. Ahli pemerintahan, laboran, administrasi, driver serta banyak profesi lainnya haruslah merupakan profesi yang mendatangkan kemaslahatan baik untuk diri pribadi, keluarga, instansi atau perusahaan dimana kita bekerja serta masyarakat secara luas. Tidak akan sia-sia jika semua itu bisa dilakukan, karena ini akan terus panjang serta bisa menjadi jalan kebaikan, jalan langit yang jika semua berorientasi kepada bagaimana terbaik untuk memberi, bukan karena tugas semata, karena kepentingan pribadi atau golongan semata. Tetapi ada rasa keinginan yang kuat untuk bisa memberi kemanfaatan, maka akan dikembalikan dalam bentuk yang jauh melebihi apa yang kita perkirakan.

Menjadi pemimpin bukan untuk menjadi penguasa, yang muda menghormati yang tua. Dalam berkarir saling menghormati dan menghargai akan membuat kita hidup lebih baik penuh dengan energi positif dan merasa dekat dengan siapa pun. Yang tua mari lebih menghargai yang lebih muda sementara yang lebih muda mari menghormati yang lebih tua. Kualitas utama seseorang manusia itu adalah rasa hormat, bukan merasa terhormat yang lantas tidak menghormati orang lain.

Kisah seorang engineer tentunya telah membuka diri bahwa akhirnya bukan semata kedudukan, materi yang melimpah, jabatan yang tinggi serta sederet prestasi yang diperoleh. Semua itu tentu harus diperjuangkan, harus menjadi bagian dari apa yang sudah menjadi tujuan dalam berkarir. Akan tetapi ada hal yang lebih utama, lebih dari segalanya yaitu keberkahan, berkah karena mendapatkan keridoan dari Allah SWT dari apa yang kita lakukan, berkah karena kejujuran dan berkah karena karier kita akan menjadi ladang amal Sholeh kebaikan yang tidak akan pernah putus.

 

Bersyukur dimasa pandemi covid-19 ini kita masih diberikan kesehatan dan tetap bisa berkarir. Banyak di luar sana yang sekarang menjadi jauh di bawah kita, kita doakan semua agar segera usai. Bersyukur kita masih bisa bekerja demi menjaga diri supaya tidak menjadi beban keluarga atau hidup orang lain. Tetap semangat mengukir prestasi apa yang bisa dan mampu, mencari dan menjemput rezeki yang berkah serta mendoakan kemajuan lembaga dimana kita bekerja dan Insyaallah menjadikan kehidupan kita akan lebih baik lagi, berkah dan sebagai bentuk penghambaan diri kepada Allah SWT. @mynameiskhus