Tips

GOOD PEOPLE

3 months ago

Dilihat 78 kali

@mynameiskhus

Dalam hidup sebaiknya Anda tahu, Anda ingin berakhir dimana dan sebaiknya Anda mencari tahu bagaimana caranya agar Anda bisa sampai di sana. Yang terpenting adalah Anda sudah berkomitmen dan terus berusaha menjadi good people untuk menjadi great people

Hampir semua pembalap MotoGP, mempunyai julukan sesuai dengan personalnya atau juga kemampuannya di atas trek. Begitu juga Valentino Rossi, yang punya beberapa julukan sepanjang karirnya. Seorang Valentino Rossi pernah dijuluki Rossifumi, Valentinik, dan yang kita kenal sekarang adalah The Doctor. Semua orang khususnya di dunia balap motor pasti sudah tidak asing lagi kalau motogp adalah Valentino Rossi dan Valetino Rossi sangat identik dengan MotoGP.

 Saat ini sedang rame menjadi perbincangan karena Valentino Rossi resmi memutuskan akan pensiun dari MotoGP pada akhir musim 2021. Semua orang dan pengemar banyak yang kecewa dan bahkan tidak menyangka kalau seorang legenda MotoGP akan meninggalkan semua yang melekat pada dirinya. Semua pengemar MotoGP akan kehilangan sosok ketokohan yang membesarkan olahraga MotoGP.

 Tidak hanya di dunia balap motor saja, banyak juga ketokohan seseorang sebagai figurehead melekat pada organisasi, produk, jasa, bidang kemanusiaan dan lain sebagainya. Saat berbicara tentang Microsoft misalnya maka akan langsung melekat dan mengingat ketokohan Bill gates. Apple adalah Steve Jobs, Jack Ma itu ya Alibaba, Elon Musk adalah Tesla dan berbagai tokoh dunia lainnya dengan berbagai predikat yang melekat pada dirinya.

 Ketokohan mereka lahir bukan terlahir begitu saja, banyak hal yang dilakukan para tokoh yang luar biasa dengan kebiasaan yang dilakukannya. Entah karena kemampuan diri dalam melihat potensi diri sehingga mampu mengelola diri atau ketidak kemampuan diri yang kemudian akan terus belajar untuk mengenali diri sehingga bisa mempu mengelola diri menjadi orang yang terus dan mampu berprestasi dalam kehidupan dan kesuksesannya.

 Kita tahu bahwa Warren Buffet, seorang investor terbesar dunia ini punya kebiasaan membaca misalnya atau Elon Musk adalah pembaca setia. Bahkan dalam artikel tentang dirinya, Ia mengakui kalau dia belajar membangun roket hanya dengan membaca buku.  Seorang Valentino Rossi sukses sebagai tokoh MotoGP, hal terpenting dalam balapan adalah memiliki hubungan yang baik dengan motornya. Anda harus mengerti “membaca” apa yang dia motor inginkan.

 Fokus pada apa yang ingin dilakukan dan diraihnya adalah yang dilakukan oleh para tokoh dunia. Steve Jobs selalu fokus membangun produk yang sempurna dan berusaha melakukan apa yang orang lain pikir tidak akan pernah bisa dilakukan. Rossi, saya membalap untuk menang. Di atas sepeda motor atau di dalam mobil, itu akan selalu sama. Sebagai pengusaha, jangan menjadikan orang lain adalah pesaing, itu adalah ungkapan tokoh penting Alibaba Jack Ma. "Jangan memfokuskan pandanganmu pada pesaing. Kamu terlalu kecil untuk fokus pada pesaingmu, fokus pada pelangganmu. Membuat pelangganmu bahagia itu penting."

 Banyak berbagai contoh kesuksesan yang kemudian ketokohan akan melekat pada dirinya karena berekspektasi besar, punya goal yang Jelas dan terus ingin mencapainya. Diceritakan bahwa Thomas Alva Edison berhasil menemukan lampu pijar setelah mengalami kegagalan 1000 kali dalam usahanya menemukan lampu pijar. ”Saya tidak gagal, saya hanya menemukan seribu cara yang tidak berhasil untuk menyalakan lampu pijarku “.

 Dalam proses perjalannya mereka tentu juga tidak mudah dan pasti akan menemukan banyak masalah. Yang membedakan saat mereka menghadapi masalah adalah tetap fokus pada solusi, saat ada masalah mereka berusaha mengambil hikmah, melihat peluang dan mengambil pembelajaran. Selalu berfikir positif dari setiap masalah yang dihadapi, mampu menganalisa sumber masalah sehingga memperoleh pengetahuan dari masalah itu untuk mampu dan segera bertindak secara kreatif inovatif sehingga  mampu memberikan solusi terbaiknya.

 Apakah kita bisa dan mampu seperti mereka?, mampu menjadi symbol akan keberhasilan dan akan selalu dikenang  sebagai tokoh yang selalu menginspirasi atau hanya sebagai halusinasi saja. Semua tentunya punya cara bagaimana tentang dirinya. Punya cara agar mampu bisa menginspirasi. Tidak harus seperti Valentino Rossi untuk bidang olahraga balap. Tidak harus seperti Jack Ma sebagai seorang entpreuneur bidang teknologi atau tokoh-tokoh dunia lainnya yang sudah melegenda.

 Kita bisa dan melakukan seperti yang para tokoh lakukan. Mungkin bukan dari hal-hal yang besar yang perlu dilakukan agar kita bisa seperti mereka, walaupun semua orang ingin dan tentunya mempunyai impian seperti mereka. Sikap rendah hati, gemar membantu kesulitan orang lain walaupun hanya hal-hal yang sederhana. Berlaku baiklah kepada setiap orang tanpa memandang ras, suku dan Agama. Waktu akan menjawab semuanya, semua butuh proses begitu juga untuk meraih kesuksesan seperti yang dilakukan seorang Rossi, Jack Ma, Steve Jobs, Schumacher dan para tokoh dunia lainnya.

Dalam hidup sebaiknya Anda tahu, Anda ingin berakhir dimana dan sebaiknya Anda mencari tahu bagaimana caranya agar Anda bisa sampai di sana. Yang terpenting adalah Anda sudah berkomitmen dan terus berusaha menjadi good people untuk menjadi great people. Selalu ada untuk memberi yang terbaik yang kita mampu dan bisa. @mynameiskhus

*Telah terbit di koran Tribun jogja-jateng